Senin, 01 Agustus 2016

Kisah Mike Mohede Setelah Dinobatkan Sebagai Jawara Indonesian Idol 2

TABLOIDBINTANG.COM -

Tahun 2005 Tabloid Bintang memilih Mike Mohede sebagai satu dari 10 Bintang Potensial. Mike berhasil meraup bagian terbesar dari sejuta lebih suara penonton Indonesian Idol 2 di malam grand final. Mike Mohede sukses menyisihkan 34 ribu peserta audisi, yang notabene terbesar dibanding kompetisi sejenis. Mike yang minim pengalaman, berhasil menaklukan panggung demi panggung.

Panggung  besar atau kecil, berdekorasi atau tidak, dengan iringan piano atau orkestra tak mampu menggoyahkan suara romantis Mike. Hitungan yang tak kalah penting, Mike Mohede telah meruntuhkan pameo yang terbentuk dari generasi ke generasi. Anggapan bahwa untuk menjadi seorang bintang berfisik ideal atau berparas menawan, tak berlaku sejak kehadiran Mike yang bertubuh tinggi besar.
Kombinasi bakat olah vokal, kehangatan pribadi, dan kejujuran terbukti menjadikannya idola baru. Dengan kelebihannya itu Mike mampu menyihir penonton balai Sarbini (tempat Indonesian Idol digelar) yang kritis. Tak heran kalau kemudian lahir berbagai julukan, big mike, my teddy bear, atau humble guy.

Mike Mohede jawara Indonesian Idol 2005 (Dok. tabloidbintang.com)
zoom

Pria kelahiran 7 November 1983 berhasil mengeliminir segala kekurangannya dengan ketekunan berlatih. Hebatnya, meski berbobot besar Mike tak pernah malas mengikuti instruksi Johan Jaffar sang koreografer Indonesia Idol. Mike menari dan bergerak sebanyak kontestan lain. Dari situ bisa disimpulkan Mike memang doyan belajar dan tipikal pemuda yang tak enggan bekerja keras. Coba dengar komentar Joy Tobing tentang kebintangan Mike.

"Dia memiliki potensi yang bagus. Bekalnya sebagai penyanyi juga sudah mumpuni. Dia tak hanya bersuara merdu tapi juga kharisma. Mike memiliki kemampuan membuat orang terhanyut dengan nyanyiannya. Kalau sekarang dia hanya bagus untuk jenis lagu tertentu, ke depannya harus lebih keras berlatih dan bertanya pada ahlinya. Mike masih sangat mungkin untuk berkembang di kemudian hari. Kalau melihat kemauannya yang keras dan pribadinya, saya rasa Mike bisa menutupi segala kekurangannya," jelas Joy.

Dalam pandangan Joy untuk mengatasi kesulitannya, Mike tak harus terburu-buru. "Ada baiknya mencoba lagu-lagu bernada sedang dulu, baru benar-benar lagu cepat."
 
Tudingan Mike Mohede kalah kualitas dari Joy Tobing, juara Indonesian Idol periode sebelumnya, kalau popularitas dari Delon, bahkan kalah kedua-duanya dari Judika, pesaingnya di malam puncak Indonesian Idol, tak membuat Mike gentar. Mantan vokalis grup band Angklung ini berpijakan pada hasil polling. Terbukti, sejak gelar disematkan, tawaran manggung untuk Mike datang bertubi-tubi.

Tak hanya untuk kalangan terbatas, seperti gereja dan penyelenggara, tapi juga lingkup yang lebih luas. Imej yang ramah membuat Mike didaulat berduet dengan presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa hari setelah malam result show, membuka peresmian untuk berbagai acara resmi kementerian, HUT Powan dll. Kabar terakhir, hingga akhir September (2005-red) dipastikan jadwal manggung Mike sudah penuh. Urusan honor, Mike pun tak kalah dengan Delon saat muncul ke permukaan.

Mike Mohede jawara Indonesian Idol 2005 (Dok. tabloidbintang.com)
zoom

"Saya senang dengan banyaknya tawaran yang masuk. Kalau disamakan dengan penyanyi yang lebih senior, saya merasa tersanjung. Tapi kalau dianggap belum sekelas mereka pun tak apa-apa. Saya akan terus memperbaiki diri," janji cowok berzodiak Scorpio ini. Bukti kepopuleran Mike yang Bintang saksikan sendiri, saat sesi pemotretan di tengah Kebon Raya Bogor yang penuh pepohonan, masih ada saja pengunjung yang meminta tanda tangan dan foto bareng dengan Mike.

Mike Mohede akan fokus dan total dalam menjalani karier menyanyi. "Semua ini sudah saya impikan sejak kecil, sekarang sudah di depan mata, kenapa harus disia-siakan?" tukas cowok yang tengah dekat dengan gadis bernama Regina ini. Pertengahan bulan September ini Mike akan segera meluncurkan album perdananya.

"Pokoknya akan banyak kejutan. Warnanya akan condong ke pop R&B." Meski tak ingin muluk-muluk, Mike optimis bakal memenuhi target yang ditetapkan perusahaan rekaman yang menaunginya, Sony BMG. "Label menargetkan 150 ribu, saya berharap angka itu bisa saya lampaui. Pokoknya bisa diterima masyarakat Indonesia," harap cowok yang pernah belajar vokal di sekolah musik Farabi ini.

Untuk mengobati kangen, pecinta Mike Mohede bisa menikmanti vokal romantis cowok yang bersepupu dengan Frans Mohede ini lewat kolaborasinya dengan Indra Lesmana di tembang yang menjadi tema lagu acara Tali Kasih (RCTI). Bagi yang tak sabar dengan kiprah Mike, bisa juga menyaksikan penampilannya di konser tunggal Titi DJ.

"Wah, senang sekali bisa tampil di konser idola saya," ujar Mike senang. Selanjutnya apa lagi Mike? Main film atau iklan? "Akting rasanya saya nggak berbakat. Kalau iklan bolehlah. Karena saya juara ajang menyanyi, saya ingin konsentrasi menyanyi dulu," ujar Mike polos. Untuk jangka pendek keinginan Mike tak muluk-mulu.

"Saya ingin membahagiakan mama dan kakak-kakak saya, membelikan mereka rumah. Satu lagi saya ingin sekolah vokal lagi untuk meningkatkan kualitas saya." Untuk keinginan yang kedua Mike menambahkan, "Saya nggak mau orang bosan dengan penampilan saya. Nggak mau juga melihat orang kecewa dengan kualitas saya. Dan yang tak kalah penting. Memang sih belum pasti waktunya, sebagai persiapan untuk jenjang yang lebih tinggi seperti Asian Idol," tukas Mike mantap. Nggak ada salahnya bebenah sedini mungkin, kerja keras selalu berujung peningkatan kualitas.

(Artikel ini pernah dimuat di Tabloid Bintang edisi 751, minggu kedua September 2005)

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search