
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Berada di daerah pinggiran yang jauh dari pusat kota bukan halangan untuk berprestasi.
Siswa SMPN 3 Gebog, Kudus, atau biasa dikenal sebagai SMP Satu Atap (Satap) Rahtawu membuktikannya.
Siswa sekolah yang ada di kaki Pegunungan Muria ini menyabet tujuh dari delapan penghargaan dalam gelaran Festival Teater Pelajar (FTP) 2016 Se-Kabupaten Kudus.
Berawal dari ekstrakurikuler Bengkel Bahasa, mewadahi kegiatan siswa belajar segala hal mengenai Bahasa Indonesia, terbentuklah Teater Negeri Satu Atap (NSA) pada 2015.
Mereka baru dua kali mengikuti Festival Teater Pelajar (FTP) di Kudus.
Tahun ini, Teater NSA sukses menjadi juara umum tingkat SMP.
Berlakon "The Legend of Malin Kundang", mereka menyabet penghargaan teater terbaik, aktor terbaik (Khoirul Anam), aktris terbaik (Wahyuningtyas), aktris pembantu terbaik (Nurul Marisa), penata artistik terbaik (Sugiyono), sutradara terbaik (Sugiarto), dan teater favorit versi panitia.
Wahyuningtyas mengaku sudah lama menaruh minat berteater.
Menurutnya, ekskul ini berbeda dari kegiatan lain.
"Dalam berteater kita butuh kesabaran, kedisiplinan, mengasah kreatifitas, dan menuntut totalitas," jelas Tyas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar