
TRIBUNJOGJA.COM - Suami yang seharusnya melindungi, justru menjerumuskan Fitriani. Hanya demi uang Rp50 ribu, suami itu menjualnya ke seorang pria hidung belang.
Dalam pengakuannya kepada NOVA sesaat setelah diperiksa Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Deli Serdang, Sumatera Utara, perempuan 16 tahun itu juga mengaku sering menerima pukulan dari suaminya itu.
Fitri, sapaan akrabnya, berasal dari Dusu II Desa Sungai Putih, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Sejak berusia setahun, ia terpaksa tinggal bersama orangtua angkatnya. Ia tidak tahu apa sebabnya.
Meski demikian, ia mengaku bahagia tinggal bersama orangtua angkatnya itu.
Setelah lulus SD, Fitri putus sekolah sehingga waktunya lebih banyak digunakan untuk membantu orangtua angkatnya dan bermain bersama teman-teman sebayanya.
Hingga suatu ketika ia berkenalan dengan seorang pemuda yang usianya jauh lebih tua darinya. Namanya Tony Anggra (23). Rumahnya tak jauh dari rumah Fitri.
Sejak pertama kenal, Fitri langsung jatuh cinta. Ia melihat Tony sebagai pemuda yang jujur, baik, penyayang, penuh perhatian, dan bertanggung jawab. Gayung pun bersambut, Tony ternyata menyukai Fitri.
Tak lama berselang, Tony mengajak Fitri menikah. Tapi lantaran belum cukup umur, Tony kesulitan melawar Fitri. Mereka pun lari dari rumah dan tinggal selama seminggu di rumah teman Tony.
Seminggu kemudian, Tony membawa Fitri kembali ke rumah. Meski sempat marah, orangtua angkat Fitri akhirnya menerima lamaran Tony tapi dengan syarat hantaran perkawinan sebesar Rp10 juta.
Permintaan itu membuat ibu Tony keberatan. Ibu Fitri lalu menurunkan nominalnya menjadi Rp4 juta. Dengan berat hati, ibu Tony menerima prasyarat itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar