Rabu, 03 Januari 2018

Kisah Tragis Pria Kupang pada Malam Pergantian Tahun

Berdasarkan pemeriksaan, polisi memastikan kematian Abdul Haris Kadir (38) dikarenakan ledakan petasan. Berdasarkan hasil autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly, korban terkena serpihan seng akibat ledakan petasan.

"Korban sedang berteduh karena hujan, kemudian ada lemparan petasan dan kena di seng rumah warga. Waktu petasannya meledak, korban terkena serpihan seng dan seng itu melekat di perutnya," ujar Didik di Kupang, Rabu (3/12/2018).

Didik melanjutkan, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit SK Lerik, Kota Kupang. Setelah diautopsi, dokter kemudian menemukan serpihan seng sedalam 3,5 cm.

Pihak keluarga, lanjut Didik, menerima kematian korban sebagai kecelakaan.

"Korban meninggal dalam perjalan ketika dibawa ke rumah sakit diduga karena kehabisan darah. Kita periksa 20 orang termasuk teman-teman yang minum bersamanya dan keluarga juga telah mengikhlaskan kematian korban karena kecelakaan," kata Didik.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search