TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Janur kuning telah melengkung di Puri Agung Peliatan, Ubud, Bali.
Senyum pun terus menghiasi wajah Raja Puri Peliatan, Cokorda Gede Putra Nindia (56).
Dia tidak menyangka dapat mempersunting pujaan hatinya, Sagung Ratu Sri Jaya Laksmi (46) dari Puri Gede Penebel, Tabanan, Bali.
Cok Nindia (panggilan Cokorda Gede Putra Nindia) yang juga mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar ini sudah dua tahun menduda setelah kematian istrinya terdahulu pada tahun 2015.
Ritual pernikahan Cok Nindia dan Sagung Laksmi (sapaan Sagung Ratu Sri Jaya Laksmi) akan dilakukan pada Jumat (20/1/2017) hari ini.
Ditemui di Puri Agung Peliatan, Kamis (19/1/2017), Cok Nindia mengungkapkan bahwa keputusannya menikah lagi disebabkan dirinya merasa berat menjalani hari-hari sebagai raja tanpa didampingi permaisuri.
Saat memenuhi undangan adat, misalnya, Cok Nindia selalu merasakan kesedihan, karena menghadiri undangan itu seorang diri.
Tanpa ditemani orang spesial di sampingnya.
Kata Cok Nindia, perasaan galau memuncak saat dirinya menghadiri acara pernikahan di Puri Agung Gianyar pada 29 Januari 2016.
Cok Nindia yang saat itu tengah duduk di samping Raja Puri Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, pun mengungkapkan keinginannya untuk menikah lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar