TEMPO.CO, Tegal - Thohari, 55 tahun, diseruduk babi hutan, saat akan membuang air di sungai dekat rumahnya. Warga Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, sempat diperingatkan untuk tidak ke sungai karena ada babi hutan, tapi dia tidak menghiraukan.
Sugiarti, anak Thohari, menuturkan ayahnya sempat pulang dan memberi tahu ada babi hutan di dekat sungai. Keluarganya pun sempat melarangnya kembali ke sungai itu. Namun, larangan itu tidak dihiraukannya.
Baca juga: Wali Kota Kena OTT KPK, Warga Tegal Luapkan Kegembiraan
Saat kembali ke sungai itu, Thohari diserang babi hutan hingga terluka parah. "Mau ke sungai terus lihat babi tidur, terus didekati, kayak godain. Babinya langsung menyerang," kata Sugiharti.
"Sempat dibawa ke rumah sakit dan mendapat penanganan medis," katanya. Namun, nyawa Thohari tidak tertolong setelah mendapatkan penanganan medis selama beberapa jam.
Akibat serangan babi hutan itu, Thohari mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh, seperti di rahang, dada, perut, dan paha sebelah kanan.
Menurut keterangan warga setempat, dalam beberapa hari terakhir, kawanan babi kerap menyerang tanaman warga desa. Lahan pertanian banyak yang rusak, terutama tanaman jagung.
Warga di sana menduga babi keluar dari hutan karena kehabisan makanan. "Di sini banyak babi hutan, tanaman warga rusak. Sepertinya (mereka) dari hutan," kata Seno, 40 tahun, warga setempat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar