
Figur paling legendaris dalam sejarah emas Liverpool ini memulai perjalanan fantastisnya bersama Tim Kota Pelabuhan tepat 57 tahun silam.
OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?
Hari ini merupakan salah satu momen terpenting dalam sejarah Liverpool. Tepat 57 tahun silam, klub Kota Pelabuhan itu melakukan satu keputusan yang pada akhirnya mengubah status mereka selama-lamanya. Satu keputusan sederhana dengan menunjuk pria mungil asal Skotlandia, Bill Shankly, untuk jadi manajernya.
SIMAK JUGA: Sejarah Hari Ini 30 November 2016
INI MOMEN PENTING KARENA...
Liverpool saat ini dikenal sebagai salah satu klub tersukses di Inggris dan Eropa. Mereka punya begitu banyak pendukung yang tersebar di seluruh dunia. Namun bila kita memutar waktu ke belakang pada periode 1950-an, segalanya sungguh berbeda.
Liverpool kala itu hanya dikenal sebagai klub medioker belaka. Meski punya koleksi lima gelar Divisi Satu Inggris, prestasi tetangga Everton ini di jagad sepakbola Negeri Ratu Elizabeth sangat inkonsisten. Mereka bahkan bolak-balik terdegradasi dari divisi satu.
Kemudian pada 1 Desember 1959 manajemen Liverpool menunjuk eks manajer Huddersfield Town, Bill Shankly, guna mengisi kekosongan kursi manajer, yang baru saja ditinggal Phil Taylor.
Pada momen tersebut semua pihak di Liverpool tengah diselimuti rasa frustrasi, karena sudah mendekam di divisi dua hingga lima musim lamanya. Shankly lantas tiba di markas klub dan memulai petualangannya dua pekan berselang.
Butuh dua musim buat Shankly untuk membawa Liverpool promosi ke divisi satu, tepatnya pada musim 1961/62. Di titik itulah Shankly perlahan mengubah wujud Si Merah menjadi tim yang ditakuti baik di Inggris hingga Eropa.
Sepuluh trofi lanjutan secara fantastis dipersembahkannya, meliputi tiga gelar juara divisi satu Inggris, sepasang Piala FA, tiga Charity Shield, hingga satu Piala UEFA sebagai pencapaian tertinggi.
Shankly kemudian pensiun dari Liverpool dan dunia sepakbola pada 12 Juli 1974, di usia 60 tahun. Ia meninggalkan warisan tim, yang dalam perjalanannya mampu meraih seluruh gelar bergengsi sepakbola.
SIMAK JUGA: Sejarah Hari Ini 29 November 2016
HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI
Tiga tahun sebelum resmi jadi manajer Liverpool, Shankly sejatinya nyaris saja menjabat lebih cepat. Kala itu dirinya yang masih jadi pelatih Carlisle United menerima undangan untuk datang ke markas Liverpool, di Melwood.
Namun Shankly urung mengarsiteki Liverpool. Ia lebih memilih bertahan di Carlisle dan akhirnya pindah ke Grimsby Town. Penyesalan pun sempat diungkapkan sang legenda.
"Saya baru berusia 36 tahun waktu itu. Saya belum lama pensiun sebagai pemain dan saya masih muda sehat dan ambisius. Liverpool masih berlaga di Divisi Satu. Mereka kesulitan, tapi ada banyak pemain muda di sana. Seharusnya saya bisa memulai pekerjaan saya delapan tahun lebih awal! Ya Tuhan, apa yang bisa saya lakukan untuk Liverpool saat itu!" kisah Shankly.
SIMAK JUGA: Sejarah Hari Ini 28 November 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar