Rabu, 02 Agustus 2017

Kisah Evi bolak-balik antar ayahnya pakai kursi roda ke Nabawi

Merdeka.com - Jemaah asal Pemalang, Jawa Tengah, Muhammad Irsam (77) sudah tak kuat lagi jika harus berjalan menuju Masjid Nabawi dari pemondokannya. Meski tak terlalu jauh, Irsam sudah tak tahan jika harus jalan terlalu lama. Apalagi cuaca di Madinah, Arab Saudi cukup panas untuk ukuran jemaah Indonesia.

Setiap kali ke masjid, Irsam menggunakan kursi roda. Ia dibantu didorong oleh anak perempuannya, Evi Nurfiriah. "Saya didorong sampai pintu masjid. Lalu ada yang antar jemaah ke dalam masjid," kata Kakek Irsam di Masjid Nabawi, Rabu (2/8).

Irsam naik haji bersama kedua anak perempuannya. Selain Evi, ada Eliya Nurhidayah. Karena Evi yang paling muda dan tenaganya masih kuat, ia yang sering mengantar ayahnya ke masjid. Evi adalah anak keempat dari Kakek Irsam. Sedangkan Eliya anak kedua.

Kebetulan, Evi sedang berhalangan jadi tidak bisa salat di masjid. Ia hanya mengantar sampai pintu masjid kemudian selalu ada yang membantu ayahnya masuk ke dalam. Saat ayahnya salat, Evi menunggu di halaman masjid. Setiap kali memasuki waktu salat, Evi yang mengantar ayahnya.

Jemaah Indonesia ©2017 Merdeka.com/Muhammad Hasits


"Terima kasih ya pak sudah antar ayah saya," ujar Evi kepada petugas Indonesia, Iqbal saat mengantarkan ke halaman Masjid Nabawi.

Berangkat naik haji adalah cita-cita lama Kakek Irsam. Pada tahun 2011, ia dan istri beserta kedua anaknya mendaftar. Namun, sang istri meninggal dunia pada 2016.

"Nama istri saya Maryam. Sudah keburu dipanggil Tuhan. Jadinya sekarang bertiga saja, saya dan kedua anak saya," ujarnya.

Saat di Masjid Nawabi, meski salat dan zikir di atas kursi roda, Kakek Irsam terlihat begitu khusuk. Ia memanjatkan doa yang terbaik untuk keluarganya. Semoga jadi haji mabrur Kakek Irsam. [has]

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search