Sabtu, 30 September 2017

Kisah Mistis Kura-kura Belawa Cirebon

Cirebon - Kura-kura Belawa di Cirebon dikeramatkan warga setempat. Sebuah mitos pun berselimut pada hewan langka ini.

Traveler yang liburan ke Cirebon, sempatkan main ke Cikuya di Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Tempat tersebut menjadi rumah bagi kura-kura Belawa yang konon hanya ada di desa itu.

Ditemui detikTravel di lokasi objek wisata Cikuya Kura-kura Belawa, Kamis (28/9/2017), Kepala Seksi Bidang Konservasi Kura Belawa, Dadan Hendarman mengatakan bahwa kisah mistis yang melekat pada kura-kura Belawa berkaitan dengan penyebaran agama Islam di Cirebon yang dibawa oleh Syekh Datuk Kahfi.

Suasana objek wisata kura-kura Belawa (Sudirman Wamad/detikTravel)Suasana objek wisata kura-kura Belawa (Sudirman Wamad/detikTravel)

Kala itu Syekh Datuk Kahfi menerima seorang santri bernama Jaka Saliwah yang wajahnya memiliki dua warna, hitam dan putih. Jaka Saliwah diperintah untuk berzikir di atas batu Pasujudan yang berada di samping Sumur Pamuyuran di Cikuya, yang saat ini menjadi objek wisata kura-kura Belawa.

"Awalnya dari situ, hingga muncul kisah adanya kura-kura putih di sumur tersebut. Akhirnya, kura-kura di sini dikeramatkan," ucap Dadan.

Menurut Dadan adanya mitos tersebut memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan kura-kura Belawa. Dengan kura-kura yang dikeramatkan, maka tak ada orang yang memperjual-belikan apalagi memakannya.

"Itu sisi mistisnya, kalau saya mengambil sisi positifnya dengan adanya kisah itu kura-kura di sini bisa terjaga hinga sekarang," imbuhnya.

Ditambahkan Dadan, saat ini kura-kura Belawa jumlahnya sekitar 400 ekor. Ia bersyukur kura-kura Belawa masih bisa diselamatkan dan upaya konservasi pun terus berlanjut.

Kisah Mistis Kura-kura Belawa CirebonKura-kura Belawa (Sudirman Wamad/detikTravel)
(aff/aff)

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search