
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ada pemandangan unik dalam prosesi wisuda Kampus Unika Soegijapranata, Semarang kali ini. Di antara ratusan wisudawan-wisudawati ada seorang biksu mengikuti prosesi wisuda.
Sabtu (28/4), di Ruang Auditorium Lantai III Gedung Albertus, Unika Soegijapranata melepas sekitar 532 lulusan dalam Wisuda Periode I Tahun 2018, mulai dari jenjang pendidikan diploma, sarjana, hingga magister. Wisuda dibagi menjadi dua kloter, yakni pagi dan siang hari.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Jateng, bhante atau biksu –rohaniawan Budha-- yang dimaksud itu adalah Wasiman. Dia merupakan mahasiswa –lulusan—pada Program Studi (Prodi) S1 Psikologi Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarang.
Pria kelahiran Semarang 28 Agustus 1982 pun berkisah mengenai kuliahnya saat ditemui Tribun Jateng. Dia pun tidak menampik jika ada sebagian orang terheran-heran.
"Itupun saya alami di awal masuk menjadi mahasiswa Prodi S1 Psikologi Unika Soegijapranata Semarang ini. Tidak sedikit di antara rekan-rekan satu angkatan mengganggap saya aneh. Khususnya dari sisi penampilan," ucapnya, Sabtu (28/4).
Namun, Wasiman mencoba memberikan pemahaman. Bahkan dari seringnya berkumpul, berdiskusi, maupun bertegur sapa, akhirnya lambat laun bisa berakrab diri.
"Sebagai awalan saat saya masuk ke sini memang ada kendala dan itu adalah hal wajar. Saya pahami itu. Bahkan secara pribadi ketika itu, saya belum terlalu yakin. Ternyata itu salah dan sudah saya buktikan sendiri selama 4 tahun ini," ucapnya.
Warga asli Getasan Kabupaten Semarang itu menilai, meskipun Unika Soegijapranata adalah kampus yang didirikan tokoh Katolik, rasa toleransi di kampus sangat baik. Warga Kampus tak memandang soal agama, suku, maupun ras.
"Tidak salah saya memilih kampus ini untuk menimba ilmu. Unika Soegijapranata ternyata sangat terbuka tidak memandang di luar itu semua. Dan dari keterbukaan itulah yang membuat saya semakin percaya diri," tandasnya.
Menurutnya, awal dia memilih Unika karena didasarkan berbagai informasi. Kualitas pembelajaran dinilai bagus, terutama dalam hal psikologi yang memang telah dicita-citakannya. Dari informasi itulah, dia memutuskan serta memantapkan diri untuk melanjutkan studi di kampus yang berada di Jalan Pawiyatan Luhur IV Nomor 1 Bendan Dhuwur Kota Semarang itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar